Yuk, Mengenal Jenis Penyakit Mata II


(foto: eyeproblems.uk.com)

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai ragam penyakit mata yang perlu Anda ketahui. Hal ini penting untuk Anda ketahui. Anda bisa sejak dini mencegahnya jika gejala-gejala yang disebutkan di bawah ada mulai Anda rasakan.

Macular Degeneration: Pemerosotan makula biasanya berhubungan dengan kelainan pada retina yang menyebabkan pemisahan lapisan, secara signifikan dapat mengurangi daya lihat. Kondisi seperti ini dapat membuat orang tidak mampu membaca, tak mampu mengenali wajah seseorang, atau bahkan paling buruk dapat menyebabkan depresi.

Diabetes yang tidak terkendali dapat mengakibatkan kondisi sistemik, yakni menyebabkan pembuluh darak bocor, sehingga terjadi titik pendarahan pada mata. Penumpukan cairan juga dapat mengaburkan daya lihat.

Uveitis: Ini berhubungan dengan pembengkakan pada iris atau selaput pelangi dan dapat memancing terjadinya konjungtivis bakteri, seperti penyakit lyme.

Yuk, Mengenal Jenis Penyakit Mata


(foto: ist)

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai ragam penyakit mata yang perlu Anda ketahui. Hal ini penting untuk Anda ketahui. Jadi, Anda bisa mencegahnya sejak dini jika gejala-gejala yang ada mulai Anda rasakan.

Katarak: Umumnya terjadi seiring bertambahnya usia dan terjadi ketika serat dalam lensa mata tidak lagi sejalan dengan baik, mengaburkan penglihatan. Jika terjadi keterlambatan dalam pengangkatan katarak dapat menghambat kedalaman dan kejelasan melihat. 

Myopia atau Nearsightedness: Atau biasa dikenal dengan rabun jauh, di mana objek yang terletak lebih dekat terlihat jelas dibanding objek yang terlihat di kejauhan. Hal ini terjadi ketika kornea terlalu panjang. Penyakit mata ini juga kerap diderita oleh anak-anak. Sedangkan farsighted, kebalikan dari myopia, di mana objek terletak jauh dapat terlihat jelas ketimbang objek yang diletakkan di dekat mata.

Glaukoma: Penyakit di mana terjadi penumpukan tekanan di mata, sehingga mengorbankan kesehatan sel dan mengakibatkan berkurang atau hilangnya penglihatan. Penyakit ini juga bisa diakibatkan faktor keturunan.


Waspada Infeksi Pasca Operasi Mata II


(foto:  telegraph.co.uk)

Tak sedikit catatan medis menemukan kondisi di mana seorang pasien mengalami sakit luar biasa pada matanya pasca menjalani operasi mata. Hal itu terjadi dikarenakan infeksi mikroba yakni peradangan berat yang menyerang dua dinding bola mata: koroid dan retina, tanpa memengaruhi skelara dan kapsula tenon.

Beberapa faktor penyebab infeksi ini di antaranya adalah kelalaian dokter, tidak sterilnya prosedur ruang operasi dan alat, serta pola hidup pasien yang memang tidak bersih dan tidak sehat. Oleh karenanya, prosedur operasi tanpa sayatan lebih dianjurkan demi menghindari terjadinya hal ini.

"Operasi mata dengan cara konvensional cukup berisiko sebab luka sayatan mata lebih dari 1 cm dan harus dijahit, sehingga membuat kuman-kuman mudah masuk," ujar dr Darwan M Purba, SpM, seorang ahli mata. Lebih baik operasi dilakukan dengan cara feco atau yang terbaru, bladeless surgery. Sayatan ini kurang dari 2 mm."

Waspada Infeksi Pasca Operasi Mata


(foto: ist)

Banyak kasus di mana pasien merasakan sakit luar biasa seusai menjalani operasi mata. Entah itu operasi lasik maupun operasi mata katarak. Jika itu terjadi, maka kemungkinannya adalah si pasien mengalami post-operative endphthalmitis, yakni infeksi mikroba berupa peradangan berat di seluruh jaringan intraokular yang mengenai dua dinding bola mata: koroid dan retina.

Gejala yang dirasakan oleh pasien adalah mata terasa sakit luar biasa, mata memerah, dan daya lihat akan berkurang. Selain itu, isi mata pun bernanah. Jika dibiarkan, besar kemungkinan akan memicu terjadinya kebutaan pada pasien.

"Gejalanya bisa muncul satu jam atau satu hari pasca menjalani operasi. Tetapi, umumnya terjadi dalam hitungan hari," kata dr. Darwan M Purba, SpM, seorang ahli mata.


Tips Pilih Kacamata Anti UV


(foto: ist)

Kacamata hitam di samping dapat memperbaiki penampilan agar lebih trendy, juga diperlukan sebagai pelindung mata dari dampak buruk sinar UV yang dihasilkan oleh pancaran sinar matahari. Berikut adalah tips dalam memilih kacamata anti UV yang benar:

  1. Pastikan agar kacamata anti UV yang hendak dibeli memiliki kapasitas yang mampu memblokir sekurangnya 99% dari radiasi UV sinar matahari.
  2. Pastikan juga agar lensanya cukup gelap dan dapat memfilterisasi 75-90% terik sinar matahari.
  3. Lakukan tes kacamata anti UV di depan cermin. Jika Anda masih bisa melihat mata Anda dibalik kacamata, itu tandanya kacamata anti UV yang anda pakai belum cukup optimal untuk memfilterisasi sinar matahari.
  4. Pilih warna lensa yang masih memungkinkan Anda untuk membedakan warna-warna di luar.
  5. Pilih desain bingkai kacamata yang wrap around atau lengkung, karena bentuk ini dapat memberikan perlindungan terbaik dengan memblokir sinar dari sisi bawah, atas, dan samping.

Bagaimana Mengobati Rabun Jauh?


Biaya Operasi Lasik | Operasi Lasik | Lasik Mata
Sumber: scottwebboptometrist.com

Banyak orang Indonesia mengalami miopia atau rabun jauh. Pada penderita rabun jauh, kelengkungan bola mata atau kornea terlalu melengkung, sehingga cahaya jatuh di depan retina. Akibatnya cahaya yang masuk ke mata tidak berfokus dengan benar.  

Sebenarnya, ada banyak faktor risiko yang menyebabkan terjadinya miopia.
1. Genetik. Orang tua yang memiliki rabun jauh cenderung menurunkan masalah yang sama terhadap anaknya.

2. Ras. Sebuah data mengungkapkan bahwa orang Asia cenderung memiliki risiko tinggi mengalami miopia (70-90 persen) dibandingkan orang Eropa dan Amerika (30-40 persen dan Afrika (10-20 persen).

3. Kebiasaan buruk. kebiasaan bekerja intens dan berjam-jam di depan komputer, atau membaca dengan jarak dekat dapat meningkatkan kemungkinan mengembangkan miopia.

Masalah miopia bisa dikoreksi dengan menggunakan lensa cekung atau minus pada kacamata maupun lensa kontak. Cara lain untuk mengoreksi miopia adalah melakukan operasi lasik. Lasik mata merupakan satu-satunya pengobatan untuk masalah kelainan refraksi mata. Untuk melakukan operasi lasi, Anda membutuhkan kesiapan mental dan materi, mengingat biaya operasi lasik tergolong mahal. Jangan lupa untuk mengonsultasikan masalah tersebut kepada dokter mata terlebih dahulu.

Mengapa Penglihatan Saya Tidak Tajam Pasca Lasik Mata?


Biaya Operasi Lasik | Operasi Lasik | Lasik Mata
Sumber: wikimedia.org

Operasi lasik, PRK, lasek dan prosedur koreksi penglihatan lain yang menggunakan laser memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi. Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan tingkat kepuasaan pasien lasik mata mencapai 95 persen.

Sayangnya, prosedur ini tidak menghasilkan penghasilan yang sempurna untuk semua orang. Hasil tersebut bergantung pada kornea yang menanggapi laser dan bagaimana proses penyembuhan mata Anda setelah operasi lasik. Efek samping seperti silau dan lingkaran cahaya disekitar lampu selalu menjadi masalah yang dikeluhkan oleh pasien lasik. Bahkan terkadang lasik mata dan prosedur lainnya juga dapat menyebabkan silindris menjadi tidak teratur, disertai pandangan kabur atau terganggu.

Tapi tak perlu terlalu khawatir, cobalah tunggu beberapa waktu. Pemulihan penglihatan yang normal setelah melakukan lasik mata akan berbeda-beda tergantung pasien dan jenis lasik yang dipilihnya. Oleh karena itu, jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter mata sebelum dan sesudah prosedur lasik mata.

Kapan Harus Melakukan Operasi Lasik?


Biaya Operasi Lasik | Operasi Lasik |  Lasik Mata
Sumber: bbaorbust.com

Masih banyak penderita rabun jauh, rabun dekat maupun silindris yang bingung untuk menentukan saat yang tepat untuk melakukan operasi lasik. Data dari Consumer Reports yang mewawancarai 800 orang dewasa di Amerika mengungkapkan bahwa kebanyakan orang melakukan lasik mata saat mulai bosan dan lelah selalu tergantung dengan kacamata atau lensa kontak. Sekitar 61 persen partisipan menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama mengapa mereka akhirnya memilih melakukan operasi lasik.

Data lain menunjukkan bahwa ada beberapa orang sengaja melakukan lasik karena untuk event besar, seperti pertunangan atau pernikahan. Meskipun begitu, layaknya prosedur bedah lainnya, hanya para kandidat yang memenuhi persyaratan yang dapat melakukan lasik mata agar bisa mendapatkan penglihatannya normal kembali. 

Para kandidat lasik mata merupakan mereka yang sudah berusia minimal 18 tahun (atau 21 tahun untuk lasik dengan teknologi laser tertentu). The Food and Drug Administration (Lembaga Pengawas Makanan dan Obat-obatan di Amerika) melarang orang yang berusia di bawah 18 tahun untuk melakukan lasik mata karena mata masih mengalami perkembangan, sehingga kondisi mata masih bisa berubah di usia tersebut.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk melakukan lasik? Jawabannya adalah saat Anda merasa siap. Jadi manfaatkan waktu Anda untuk mempelajari apa yang akan Anda dapatkan jika melakukan operasi, dan kenali risiko yang kelak bisa Anda hadapi pasca operasi. Ingat, biaya operasi lasik mata cenderung mahal, jadi jangan sampai Anda menyesal nantinya.

Asupan Lezat untuk Mata Sehat II


(foto: ist)

Menjaga kesehatan mata sudah seharusnya dilakukan semenjak masih muda, sebab hal ini penting agar ketika usia kita semakin menua maka daya penglihatan kita akan berkurang. Ada cara menyenangkan yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata, di antaranya adalah mengonsumsi makanan-makanan ini:

  • Daging Ayam, Daging Sapi, Keju dan Susu: Selain vitamin A dan lutein yang berasal dari nabati, sumber lain yang dapat menyehatkan mata juga terdapat pada daging ayam, sapi, keju dan susu merupakan. Dengan mengombinasikan vitamin A dengan lutein maka kesehatan daya lihat seseorang akan terjaga dalam jangka waktu lama.
  • Sayuran Berwarna Hijau, Merah, dan Kuning: Lima hingga sembilan porsi sayuran berwarna cerah setiap harinya, mengandung antioksidan dalam jumlah yang banyak untuk tubnuh. Selain dapat melindungi diri dari segala bentuk kanker, asupan ini juga dapat memperkuat mata. Penyakit mata berhubungan dengan radikal bebas, yang biasanya diderita oleh orang berusia lanjut. Sayuran seperti bayam, brokoli, kangkung, ataupun jagung manis mengandung lutein yang merupakan salah satu antioksidan kuat. 

Asupan Lezat untuk Mata Sehat I


(foto: ist)

Penting bagi siapapun untuk menjaga kesehatan mata. Alangkah lebih baik jika kita sudah menjaga kesehatan mata sejak usia muda. Umumnya, pada usia muda penglihatan masih bagus. Untuk itu, perlu Anda ketahui bahwa banyak makanan yang tak hanya sehat untuk mata, tapi juga nikmat untuk dikonsumsi. Apa sajakah itu?

  • Tuna, Sarden dan Salmon: Minyak ikan dari tuna, sarden dan salmon memiliki kandungan asam omega-3. Kandungan ini dapat mengurangi gejala pedih karena mata merah, gatal, maupun mata kering. Asupan ini juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit katarak.
  • Wortel dan Ubi-ubian: Jenis makanan ini mengandung pro vitamin A karotenoid yang tinggi, betakaroten, dan vitamin yang paling efektif dalam menjaga kesehatan mata. Vitamin A sendiri dapat membantu memulihkan mata kering dan berbagai macam gejala iritasi mata lainnya.


Ancaman UV Ray terhadap Mata


(foto: shutterstock.com)

Banyak orang yang sudah mahfum dengan bahaya sinar matahari terhadap kulit. Oleh karenanya, mereka sudah mengantisipasi hal tersebut dengan mengoleskan cairan pelindung sinar matahari ketika tengah beraktivitas di luar rumah. Namun, satu hal yang tidak umum diketahui adalah tentang bahaya sinar Ultra Violet (UV) terhadap kesehatan mata.

Ketika Anda beraktivitas di luar rumah tanpa pelindung mata yang sesuai, maka sinar UV dapat mengakibatkan kerusakan pada mata. Kerusakan mata yang diakibatkan oleh sinar UV biasa disebut dengan istilah photokerartitis atau terbakarnya mata oleh sinar matahari. Dampaknya adalah mata akan mengalami sakit, pandangan kabur dan bahkan kebutaan sementara.

Dalam jangka panjang, sinar UV dapat lebih serius mengancam kesehatan mata yakni memicu terjadinya penyakit macular degeneration (hilangnya daya lihat akibat kerusakan retina), dan penyakit katarak. Untuk memproteksi mata dari paparan sinar UV, disarankan Anda memakai kacamata hitam sebagai pelindung ketika tengah beraktivitas di luar ruangan.


Cara Pilih Kacamata Anti UV

Lasik Mata | Operasi Lasik | Biaya Lasik

(foto: bespecd.com.au)

Kacamata hitam diperlukan untuk melindungi mata dari dampak buruk sinar UV yang dihasilkan dari pancaran sinar matahari. Pada tingkat tertentu, sinar UV tidak hanya merusak kulit melainkan juga dapat merusak kesehatan mata. Anda bisa memilih kacamata anti UV untuk membantu memperbaiki penampilan agar lebih trendy, selain memang digunakan untuk melindungi mata.

Tetapi sekali lagi, harus ditekankan bahwa pemakaian kacamata anti UV lebih baik dipilih sesuai fungsinya. Pilih kacamata dengan kualitas penolakan sinar UV sebanyak 100 persen, yang akan mampu menghadang sinar UV sepanjang 400 nanometer. Diketahui, bahwa sinar matahari saat ini sudah jauh lebih terik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Itulah sebabnya kita harus memproteksi indera penglihatan kita dari bahaya sinar UV. Karena sekali lagi patut diingat, bahwa sinar UV tidak hanya berbahaya bagi kulit manusia, melainkan juga berbahaya bagi kesehatan mata Anda.

Mengenal Metode Phacoemulsification


(foto: adrianhoe.com)

Operasi katarak pada mata dapat dilakukan dengan metode Phacoemulsification, yang penjelasannya bisa Anda ketahui sebagai berikut:

  • Ahli bedah akan memberikan anestesi lokal (pereda sakit pada bagian tubuh tertentu) pada si pasien.
  • Setelahnya, ahli bedah akan membuat sebuah lubang kecil pada bagian sisi kornea mata dengan menggunakan laser, yang bertujuan untuk mendapatkan bentuk potongan yang sesuai dan mempercepat proses pemulihan.
  • Kemudian, celah atau lubang pada sisi kornea tadi akan dimasukkan sebuah alat dengan kemampuan ultrasound yang berfungsi menghancurkan lapisan katarak pada mata. Lapisan katarak yang sudah hancur akan dihisap dengan sebuah alat untuk membersihkannya.
  • Tahap berikutnya ialah pemasangan lensa buatan atau biasa disebut dengan intraokuler.
  • Apabila kondisi Anda tidak memungkinkan untuk dipasang lensa buatan, maka dokter biasanya menyarankan Anda untuk memakai kacamata atau lensa kontak, pasca operasi katarak demi memperbaiki daya lihat Anda.
  • Untuk pemulihan dibutuhkan waktu selama 8 minggu pasca operasi dan dibutuhkan penyesuaian, atau adaptasi selama beberapa waktu hingga penglihatan berfungsi secara maksimal.

Manfaat Content Marketing dalam Online Marketplace


Online Marketplace Indonesia | Marketplace Indonesia | Fashion Online Terpercaya
Sumber: adtactics.com.hk

Konten yang original dan berkualitas akan meningkatkan rangking search engine. Ya, content is a king, yang berarti konten memiliki pengaruh besar dalam kesuksesan sebuah online marketplace Indonesia. 

Konten merupakan 'mata uang' ketika seorang pebisnis ato perusahaan terjun ke marketing online. Konten yang baik dan berkualitas akan menjadi sarana bagi pebisnis untuk memikat calon konsumen. Jangan salah, beberapa e-commerce dan marketplace Indonesia memiliki blog yang berisikan mengenai informasi yang dibutuhkan oleh konsumennya. 

Konten tak harus melulu tertulis. Dalam konteks dunia online, konten bisa berarti artikel, video, audio ataupun gambar, dengan berbagai format. Untuk membuat sebuah content marketing sukses, pemilik bisnis online harus memperhatikan beberapa hal seperti:
1. Membuat materi dan tampilan website semenarik mungkin dan sesimpel mungkin.

2. Memperhatikan hal yang sering ditanyakan konsumen.

3. Jaga kualitas konten, dan selalu meng-update dengan konten yang baru dan berkualitas.


Yuk, Mengenal Jenis Penyakit Mata


(foto: ist)

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai ragam penyakit mata yang perlu Anda ketahui. Hal ini penting untuk Anda ketahui. Jadi, Anda bisa mencegahnya sejak dini jika gejala-gejala yang ada mulai Anda rasakan.

Katarak: Umumnya terjadi seiring bertambahnya usia dan terjadi ketika serat dalam lensa mata tidak lagi sejalan dengan baik, mengaburkan penglihatan. Jika terjadi keterlambatan dalam pengangkatan katarak dapat menghambat kedalaman dan kejelasan melihat. 

Myopia atau Nearsightedness: Atau biasa dikenal dengan rabun jauh, di mana objek yang terletak lebih dekat terlihat jelas dibanding objek yang terlihat di kejauhan. Hal ini terjadi ketika kornea terlalu panjang. Penyakit mata ini juga kerap diderita oleh anak-anak. Sedangkan farsighted, kebalikan dari myopia, di mana objek terletak jauh dapat terlihat jelas ketimbang objek yang diletakkan di dekat mata.

Glaukoma: Penyakit di mana terjadi penumpukan tekanan di mata, sehingga mengorbankan kesehatan sel dan mengakibatkan berkurang atau hilangnya penglihatan. Penyakit ini juga bisa diakibatkan faktor keturunan.


Tips Diet Sehat bagi Mata III


(foto: globesinfo.com)

Selain mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, telur, maupun seafood, ada satu asupan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan mata, yakni suplemen. Meskipun tetap yang terbaik adalah mendapatkan nutrisi dari makanan segar, namun suplemen dapat membantu menurunkan risiko penyakit yang mungkin menyerang Anda.

Tahukah Anda, bahwa mata juga berkaitan erat dengan tekanan dara. Saat tekanan darah meningkat, maka bisa memicu terjadinya kerusakan pada pembuluh darah. Kerusakan ini nantinya berpengaruh pada aliran darah ke mata dan menyulitkan nutrisi untuk bisa masuk ke retina.

Kerusakan pada pembuluh arah seseorang juga akan menyulitkan tubuh membuang radikal bebas yang terkandung dalam makanan tertentu. Dengan mengurangi bobot tubuh, maka akan sedikit membantu pembuluh arah menyalurkan nutrisi ke tiap-tiap organ tubuh.

Tips Diet Sehat bagi Mata II


(foto: loopjamaica.com)

Peran mata begitu penting bagi kehidupan manusia. Selain menjaga kebiasaan sehari-hari, kita juga harus mengonsumsi diet sehat yang bagus untuk mata. Jika di artikel sebelumnya dibahas tentang makanan yang mengandung antioksidan, maka kini akan dibahas tentang telur.

Mengonsumsi telur seutuhnya ternyata juga dianjurkan demi menjaga kesehatan mata. Tapi pastikan Anda memakan telur pada kedua bagiannya, kuning dan putihnya. Jangan hanya salah satunya saja, demi menghindari kandungan kolesterol pada bagian kuning telur. 

Sebab, nyatanya mengonsumsi minimal dua telur setiap hari dapat meningkatkan kandungan zeaxanthin dan lutein yang bersikulasi di dalam tubuh tanpa ikut menimbulkan kolesterol jahat. Makan makanan seafood juga dianjurkan sebab kandungan lemak ikan merupakan komponen kunci bagi sel syaraf pada retina. 



Tips Diet Sehat bagi Mata I


(foto: healthyfoodhouse.com)

Penglihatan adalah salah satu indera manusia yang sangat vital perannya. Mata berperan besar bagi manusia dalam melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. Untuk itu, pastikan Anda selalu menjaga kesehatan mata dengan memilih bahan makanan yang mengandung vitamin dan protein demi kesehatan mata yang optimal.

Pertama, sangat dianjurkan bagi Anda menambah asupan makanan yang memiliki kandungan antioksidan. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengonsumsi sedikit antioksidan, mengalami pengurangan daya lihat lebih banyak ketimbang mereka yang banyak mengonsumsi antioksidan. Makanan yang mengandung antioksidan cukup banyak tersedia di sekeliling kita, sehingga sangat mudah bagi Anda untuk mendapatkannya.

Antioksidan yang dimaksud ialah seperti vitamin C. Jenis vitamin ini terdapat dalam banyak buah-buahan segar, seperti jeruk, mangga maupun lemon. Lalu, ada vitamin E, yang terkandung dalam minyak sayur dan atau sayuran seperti sawi dan bayam.

Diet Sehat untuk Kesehatan Mata


(foto: ist)

Diet sehat untuk mata? Menurut penelitan Dietary Guidelines for Americans yang dibentuk oleh Departemen Kesehatan Amerikas Serikat dan Pelayanan Manusia, diet yang menyehatkan mata itu di antaranya:
  • Konsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan produk susu rendah kalori atau bebas kalori.
  • Konsumsi daging tanpa lemak, ikan, unggas, kacang-kacangan, dan telur.

Itulah hal-hal yang disarankan. Namun, seperti yang diketahui bahwa banyak masyarakat kita yang tidak makan buah dan sayur dengan porsi yang cukup. Mereka juga seolah "menghindari" makan makanan yang kaya nutrisi sehat, dengan mengonsumsi makanan tinggi kalori yang dapat berdampak buruk pada tubuh, termasuk mata.


Akibat Terlalu Lama Menatap Layar Komputer


Biaya Operasi Lasik | Operasi Lasik | Lasik Mata
Sumber: amazonaws.com

Pernah menatap komputer lebih dari dua jam tanpa jeda? Pasti Anda pernah! Ya, inilah masalah yang kerap dikeluhkan pekerja kantoran. Komputer memang membantu pekerjaan, tetapi berita buruknya adalah terlalu lama menatap layar komputer justru buruk bagi kesehatan mata.

Computer vision syndrome (CVS) merupakan gangguan mata akibat penggunaan komputer yang menyebabkan timbulnya rasa ketegangan mata, mata kemerahan, iritasi, mata kering, perasaan terbakar di mata, pandangan kabur atau ganda. Penderita CVS juga sering mengeluhkan masalah sakit kepala dan leher, serta nyeri bahu. Sekitar 90 persen pekerja kantoran dilaporkan mengalami CVS.

"Mata kita tidak dirancang untuk menatap komputer dalam jarak dekat untuk jangka waktu lama. Ingat aturan 20-20-20: setiap 20 menit menatap komputer, ambillah jeda 20 detik untuk melihat objek yang berjarak 20 meter jauhnya," ungkap ahli mata Dr Brian Boxer Wachler.

Memaksa mata untuk terus-terusan melihat komputer justru akan menyebabkan masalah penglihatan. Bahkan masalah kecil yang tidak disadari dan diperbaiki akan menyebabkan rasa sakit selama memakai komputer. Berbagai masalah kelainan refraksi mata, seperti rabun jauh, rabun dekat dan silindris akan menjadi risiko yang tak bisa dielakkan. Ssst, lebih baik mencegah daripada mengobati. Biaya operasi lasik mata tergolong sangat mahal. Makanya lebih baik Anda mulai menerapkan tips sehat tersebut.

Hindari Makanan Ini Pasca Operasi Lasik


Biaya Operasi Lasik | Operasi Lasik | Lasik Mata
Sumber: thenewsreports.com

Makanan sehat dan seimbang tentu saja akan sangat disarankan untuk menjaga kesehatan, termasuk mempercepat pemulihan pasca sakit atau operasi. Jika Anda hendak melakukan prosedur lasik mata, mungkin artikel ini akan membantu memberitahu Anda makanan mana yang sebaiknya dihindari demi mempercepat proses penyembuhan operasi lasik.

1. Makanan kaya akan lemak jenuh
Tahanlah dari godaan gorengan, kue, krim, pastries hingga junk food pasca operasi lasik mata. Makanan-makanan ini justru meningkatkan masalah komplikasi di mata Anda.

2. Makanan tinggi gula
Kelebihan gula dalam tubuh ternyata tak baik bagi mata. Oleh karena itu, jauhi permen, cokelat, bahkan roti setidaknya tiga bulan setelah operasi lasik mata.

3. Makanan asin dan kaya rempah
Mengonsumsi makanan tinggi garam dan rempah-rempah setelah menjadi operasi lasik dapat meningkatkan masalah komplikasi di mata Anda.