Lasik di Usia Muda, Sia-sia?


(foto: abcnews.go.com)

Tidak sedikit gangguan refraksi atau rabun jauh pada mata dialami oleh seseorang yang masih muda. Buktinya, tidak sedikit anak-anak yang sudah mengenakan kacamata. Namun, seiring majunya teknologi, kini rabun jauh bisa dihilangkan dengan teknologi lasik (Laser Assisted in Situ Keratomileusis). Namun, tahukan Anda bahwa operasi lasik tidak begitu bermanfaat jika dilakukan pada mereka yang berusia 18 tahun ke bawah.

Sebaiknya operasi lasik dilakukan setelah berusia 18 tahun, sebab umumnya ukuran bola mata sudah tidak lagi mengalami perubahan saat itu, alhasil upaya lasik mata pun menjadi lebih efektif. "Usia 18 tahun merupakan batas usia pertumbuhan seseorang. Sebelumnya, seluruh anatomi tubuh dapat berubah, berkembang, termasuk anatomi mata," ujar Setiyo Budi Riyanto, Dokter Spesialis Mata.

Alangkah baiknya seseorang mesti bersabar terlebih dahulu menunggu hingga usia di atas 18 tahun, karena daripada sudah dilakukan operasi lasik nantinya mata malah kembali mengalami refraksi, maka ini akan menjadi tidak efektif. Dalam operasi lasik, akan dilakukan pengikisan pada kornea atau bagian terluar dari bola mata, tujuannya agar cahaya yang masuk ke mata bisa tepat menuju ke titik fokus.


0 komentar:

Posting Komentar