Anak Anda Memiliki Mata Katarak? Mari Kenali Gejalanya


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: webmd.com

Mata katarak cenderung tak menimbulkan rasa sakit. Hanya saja, daerah keruh di lensa alami mata akan menghalangi cahaya masuk ke mata, yang pada gilirannya menyebabkan masalah penglihatan. Kini, tak hanya orangtua lanjut usia yang bisa mengembangkan mata katarak. Bayi dan anak Anda juga bisa memilikinya. Hanya saja, penyebabnya kejadian mata katarak di kedua kasus tersebut berbeda.

Pengobatan katarak sangat disarankan untuk dilakukan sesegera mungkin. Hal ini penting mengingat penglihatan bayi berkembang pesat dalam beberapa bulan pertama kehidupannya. Jika katarak mengganggu penglihatan anak, daerah otak yang digunakan untuk penglihatan tidak akan berkembang dengan baik. Parahnya, anak bisa mengalami amblyopia (mata malas). 

Agar dapat menyelamatkan masa depan anak Anda, berikut tanda-tanda katarak yang terjadi pada anak-anak.
1. Anak mungkin tidak dapat melihat secara jelas dan benda-benda berwarna-warni dalam cahaya terang. Bayi bahkan kesulitan untuk menemukan benda-benda kecil ketika ia merangkak di lantai atau mengenali orang di sekitarnya dengan matanya.

2. Anak mungkin cemberut atau melindungi matanya dari sinar matahari karena silau akibat katarak.

3. Mata anak mungkin tidak sejajar dan tidak fokus pada titik yang sama pada waktu yang sama (strabismus atau mata juling).

4. Anak mengalami nystagmus, sebuah kondisi di mana mata bergerak cepat dan tidak teratur. 

5. Pupil mata berwarna putih atau abu-abu bisa menjadi tanda dari kondisi serius lainnya, dan perlu penanganan dokter. 

0 komentar:

Posting Komentar