Bolehkan Anak Menjalani Lasik Mata?

Lasik Mata | iLasik Jakarta

Lasik Mata | iLasik Jakarta
Sumber foto: beautyhealthtips.in

Tak semua kesalahan bias pada anak menandakan anak memerlukan kacamata. Bayi misalnya, karena mata bayi akan terus berkembang hingga mereka berusia 1 tahun, maka bayi yang mengalami rabun dekat atau silindris dianggap normal. Namun, pada usia 3 tahun, anak harus memiliki penglihatan 20-40 (85 persen penglihatan hampir normal) dan pada usia 5 tahun mencapai 20/30 (90 persen penglihatan hampir normal).

Menurut data dari National Isntitutes of Health, sekitar 4 persen anak TK mengalami rabun dekat, 21 persen mengalami rabun jauh dan 10 persen mengalami mata silindris. Tetapi, bila kesalahan bias anak dinilai parah yang menyebabkan anak mengalami kesulitan di sekolah atau telah melewati usia 8 tahun, maka penggunaan kacamata sangat disarankan.

Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) tidak mengijinkan operasi lasik mata bagi orang berusia di bawah 18 tahun. Hal ini karena mata anak akan masih terus berkembang, sehingga dikhawatirkan mata anak akan kembali berubah setelah menjalani operasi lasik. Oleh karena itu, lasik mata hanya disarankan dilakukan bagi mereka yang sudah berusia 21 tahun karena perkembangan mata dan panjang bola mata biasanya sudah stabil di usia 21 tahun.

0 komentar:

Posting Komentar