Beriklan Gratis di Internet? Bisa!


Digital Agency | Digital Agency di Jakarta | Digital Agency di Indonesia
Sumber foto: bestgatewaytosuccess.com

Saat ini, internet menyediakan ruang untuk peluang iklan yang membantu pelaku usaha untuk fokus pada target penjualan. Menurut Rick Whittington dari Rick Whittington Consulting di Richmond, Google, Yahoo dan Bing, memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mendaftarkan bisnisnya secara gratis. "Inilah hal pertama yang saya sarankan saat melakukan bisnis," ungkapnya, seperti yang diungkapkan dari Business News Daily.

Setelah Anda mendaftarkan bisnis Anda secara gratis di mesin pencari, ada banyak alternatif beriklan di internet yang memudahkan Anda untuk mendapatkan pelanggan dan klien baru. Misalnya dengan memanfaatkan sosial media yang akhir-akhirnya sudah banyak dipilih sebagai tempat berjualan.

Media sosial, seperti Facebook, Twitter dan You Tube, membantu Anda untuk menargetkan kelompok pelanggan yang sangat spesifik. Anda dapat membuat akun Facebook dan memposting video di You Tube secara gratis. Jika cara ini dianggap kurang, Anda bisa membuat iklan di Facebook dengan biaya yang cukup terjangkau.

Sosial media juga menjembatani komunikasi antara dua pihak, yaitu antara pelanggan dan pelaku usaha. Di sisi lain, sosial media memberikan akses cepat untuk menyebarkan informasi ke banyak orang. Namun, berhati-hatilah. Media sosial cukup memakan waktu dan tenaga di mana setiap waktu Anda harus harus me-maintain-nya.

Jika Anda merasa mulai tak sanggup menjalani sosial media setiap saat, mungkin kini saatnya Anda menghire sebuah perusahaan digital agency. Sebuah digital agency akan memaintain sosial media bisnis Anda, membuat strategi, memposting promosi, berinteraksi dengan pelanggan dan sebagainya untuk bisnis Anda. Sehingga, cara ini bisa memperbesar peluang bisnis Anda sekaligus meningkatkan pendapatan penjualan.

Mengapa Digital Agency Diburu Pembisnis?


Digital Agency | Digital Agency di Jakarta | Digital Agency di Indonesia
Sumber foto: seenet.info

Digital agency merupakan sebuah bisnis yang belakangan ini digemari banyak perusahaan. Seiring berkembangnya teknologi dan semakin banyaknya pengguna internet, maka perusahaan merasa kini adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan sayap di dunia digital. Hal ini dianggap perlu mengingat dunia digital turut membantu meningkatkan penjualan.

Sayangnya, beberapa perusahaan belum siap dengan perubahan periklanan di media cetak ke media digital. Apalagi, target pasar yang luas dan masih banyak perusahaan yang belum memiliki teknologi terkini membuat banyak perusahaan memanfaatkan jasa sebuah digital agency tertentu. Semua dilakukan demi dapat bersaing dengan kompetitor.

Dalam dunia digital, kepopuleran sebuah website sangat penting. Masyarakat cenderung tertarik mengetahui produk atau jasa yang ditawarkan saat menemukan website barang atau jasa tersebut di halaman pertama di situs pencarian, seperti Google, Yahoo maupun Bing. Itulah salah satu alasan yang membuat digital agency banyak dicari perusahaan sebagai salah satu strategi untuk mengembangkan bisnis dan pendapatan.

Fenomena Digital Agency

 
Digital Agency | Digital Agency di Jakarta | Digital Agency di Indonesia
Sumber foto: www.digitalpark.co.uk

Kemajuan teknologi melahirkan sebuah fenomena baru di dunia periklanan. Inilah sebuah terobosan terkini bagi pembisnis untuk memperkenalkan produk atau jasanya kepada calon pelanggannya. Tanpa disadari, fenomena ini memunculkan digital agency. Bahkan, jumlahnya semakin bertambah dan bersaing memberikan service terbaik.

Sebelum era internet, persaingan iklan mungkin hanya sebatas sebrang jalan. Namun kini, kompetisi di dunia digital selalu ada tanpa mengenal waktu dan lokasi. Ya, persaingan di dunia digital lebih ganas. Banyak perusahaan menyadari tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk dapat bersaing di pemasaran digital. Oleh sebab itu, digital agency dibutuhkan untuk membantu para pembisnis.

Digital agency memiliki keahlian dan strategi yang cerdas untuk melihat target pasar. Apalagi umumnya, digital agency terbaik di Indonesia berisikan orang-orang yang ahli dibidangnya, tak hanya SEO, sosial media atau desain website, tetapi juga Google Adwords dan Google Adsense.

Jika internet masih terus menjadi rumah nyaman bagi para pembisnis, maka fenomena digital agency akan terus ada.

SEO, Kapan Diperlukan?

 
Digital Agency | Digital Agency di Jakarta | Digital Agency di Indonesia
Sumber foto: diginerds.biz

SEO (search engine optimization) merupakan salah satu strategi memasarkan situs website Anda. SEO menjadi cara baik untuk mendapatkan traffic ke situs Anda dibandingkan PPC (pay per click) atau iklan online berbayar.

Statistik menunjukkan sekitar 92 persen calon pelanggan menemukan sebuah situs melalui mesin pencari. Google menguasai sekitar 70 persen lahan pencarian dibandingkan Bing dan Yahoo. Jadi jelas sudah, jika Anda tidak memiliki website dengan visibilitas yang tinggi di mesin pencari, maka Anda tidak bisa bersaing.

Berbeda dengan PPC, pelaku bisnis tak perlu membayar setiap link yang sudah dioptimalkan dengan SEO. Apalagi menurut sebuah studi menunjukkan, hampir 80 persen pengguna internet cenderung mengklik link organik dibandingkan hanya 20 persen pada link berbayar. Studi lain yang dilakukan iProspect menambahkan, sekitar 62 persen pengguna internet hanya mengklik link di halaman pertama hasil mesin pencari. Hanya 28 persen pengguna internet yang mau mengklik hasil mesin pencari pada halaman kedua atau ketiga.

Agar website Anda menduduki halaman pertama pada Google, mungkin inilah waktu yang tepat bagi pelaku usaha untuk menggunakan jasa digital agency. Umumnya, SEO menjadi salah satu service yang selalu ditawarkan digital agency. Jangan takut rugi untuk menyewa jasa SEO. Di sisi lain, pesaing Anda berjuang untuk meraih keuntungan dengan memanfaatkan berbagai cara. Sehingga, SEO dibutuhkan agar bisnis Anda bisa bersaing di pasar online saat ini.

Strategi Bersaing dalam Bisnis Online.


Digital Agency | Creative Digital Agency di Indonesia | Digital Marketing Agency di Indonesia
Sumber foto: shoutmeloud.com
 
Apa pun jenis bisnis yang dijalankan, seorang pembisnis harus siap menghadapi persaingan dalam menjual produk sejenis. Nah, supaya dapat unggul dibandingkan kompetitor lainnya, pada para pembisnis online harus membuat strategi khusus.

Cara yang paling sederhana adalah menempatkan bisnis Anda dalam layanan gratis dari Tumblr, Google, Facebook atau lainnya. Cara lain untuk mendapatkan uang dengan memanfaatkan situs gratis adalah melalui iklan. Google memiliki program yang disebut AdSense yang memungkinkan pembisnis bertemu dengan calon pelanggan dalam satu media. Sederhanaya, Google Adsense merupakan jaringan pengiklanan online yang paling populer.

Google Adsense menjadi tempat untuk memasang iklan agar pembisnis bisa mempromosikan produk dan jasa yang ditawarkan secara online. Namun, jika Anda memiliki dana yang cukup untuk mengoptimalkan bisnis online Anda, maka berinvestasilah untuk SEO (search engine optimilization) atau PPC (pay per click).

Untuk kedua strategi yang mampu menaikkan daya saing bisnis online Anda, mungkin Anda membutuhkan bantuan digital agency. Digital agency biasanya memiliki para profesional yang memumpuni dan target untuk menjangkau calon pelanggan bagi kliennya.

Perbedaan SEO dan PPC


Digital Agency | Digital Agency di Jakarta | Creative Digital Agency di Indonesia
Sumber foto: inseomarketing.com

Ada banyak cara untuk mempromosikan website Anda. Namun, ada dua teknik yang populer, yaitu SEO (search engine optimization) dan PPC (pay per click). Kedua strategi ini dirancang untuk mengarahkan pengguna internet ke website Anda.

Umumnya, digital agency memiliki service SEO maupun PPC. Sebelum pelaku bisnis menjatuhkan pilihan untuk menggunakan salah satu atau justru kedua strategi ini, mintalah penjelasan detail kepada digital agency yang Anda percaya. Baiklah, sedikit kita kupas mengenai PPC dan SEO yuk.

SEO adalah suatu teknik untuk mengoptimalkan website dan konten web di mesin pencari. Dengan bantuan SEO, website Anda bisa muncul di halaman pertama Google. Tahukah Anda bahwa 75 persen pengguna internet cenderung hanya mengklik link atau situs yang berada di halaman pertama dari hasil pencarian di Google.

Nah, jika website Anda tidak muncul di halaman pertama pada saat pengguna internet mengetik sebuah keyword yang berhubungan dengan produk Anda, maka artinya 75 persen pengguna internet tidak akan menemukan website Anda. Jika website Anda saja susah ditemukan, bagaimana calon pelanggan bisa tahu mengenai produk atau jasa yang ditawarkan dan bagaimana Anda bisa meraup keuntungan nantinya? Perusahaan yang serius ingin meningkatkan penjualannya tentu siap menginvestasikan dana untuk SEO. Selain itu, pelaku bisnis tak perlu lagi membayar apapun dan website bisa cukup optimal meskipun setelah beberapa bulan tak lagi menggunakan SEO.

Sementara PPC atau iklan online berbayar per klik memungkinkan situs dan link website Anda muncul di halaman Google ketika pengguna internet melakukan pencarian menggunakan keyword yang sudah ditetapkan sebelumnya. Setiap iklan memiliki harga berbeda-beda yang ditentukan oleh pihak Google, dan setiap klik pada link Anda di mesin pencari, maka Anda diharuskan membayar sesuai harga yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Oiya, harga keyword tergantung pada seberapa populernya di mesin pencari. Misalnya, pelaku bisnis yang bergerak dibidang asuransi ingin menggunakan keyword "asuransi" yang saat ini harganya sekitar 3.000 rupiah di Google Adwords. Berarti, jika ada 10 klik dari pengguna internet dalam satu hari, berarti Anda harus membayar 30.000 rupiah.

Bolehkan Anak Menjalani Lasik Mata?

Lasik Mata | iLasik Jakarta

Lasik Mata | iLasik Jakarta
Sumber foto: beautyhealthtips.in

Tak semua kesalahan bias pada anak menandakan anak memerlukan kacamata. Bayi misalnya, karena mata bayi akan terus berkembang hingga mereka berusia 1 tahun, maka bayi yang mengalami rabun dekat atau silindris dianggap normal. Namun, pada usia 3 tahun, anak harus memiliki penglihatan 20-40 (85 persen penglihatan hampir normal) dan pada usia 5 tahun mencapai 20/30 (90 persen penglihatan hampir normal).

Menurut data dari National Isntitutes of Health, sekitar 4 persen anak TK mengalami rabun dekat, 21 persen mengalami rabun jauh dan 10 persen mengalami mata silindris. Tetapi, bila kesalahan bias anak dinilai parah yang menyebabkan anak mengalami kesulitan di sekolah atau telah melewati usia 8 tahun, maka penggunaan kacamata sangat disarankan.

Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) tidak mengijinkan operasi lasik mata bagi orang berusia di bawah 18 tahun. Hal ini karena mata anak akan masih terus berkembang, sehingga dikhawatirkan mata anak akan kembali berubah setelah menjalani operasi lasik. Oleh karena itu, lasik mata hanya disarankan dilakukan bagi mereka yang sudah berusia 21 tahun karena perkembangan mata dan panjang bola mata biasanya sudah stabil di usia 21 tahun.