Mitos VS Fakta Seputar Lasik



Sumber foto: lasikmd.com

Lasik memang menjadi topik yang tak ada habisnya untuk dibahas. Prosedur bedah mikro yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan pada mata ini selalu menjadi buah bibir masyarakat.

Berikut ini ada beberapa fakta yang patut diketahui tentang lasik.

Mitos: Lasik itu menyakitkan.
Fakta: Obat tetes mata yang diberikan diawal rangkaian operasi akan membuat Anda nyaman selama menjalani prsedur. Dalam operasi yang memakan waktu sekitar 15 menit ini, Anda akan merasakan beberapa tekanan sebentar selama pembuatan flap kornea. Jika Anda cemas sebelum prosedur ini, mintalah obat penenang ringan untuk membantu Anda bersantai kepada dokter mata Anda.

Mitos: Anda bisa buta karena lasik.
Fakta: Lasik hanya mempengaruhi permukaan bagian depan mata. Jarang sekali terjadi komplikasi serius, dan hingga saat ini belum ada kasus yang menyebutkan pesien menjadi buta akibat lasik.

Mitos: Operasi lasik bisa gagal.
Fakta: Lebih dari 95 persen pasien lasik puas dengan hasil prosedur ini. Jika hasil Anda tidak memuaskan, ada sejumlah pilihan pengobatan untuk memperbaiki penglihatan lebih lanjut. Sementara efek samping lain, sepert mata kering biasanya bersifat sementara.

Mitos: Lasik hanya mengoreksi rabun dan tidak dapat memperbaiki rabun jauh dan astigmatisme.
Fakta: Lasik dapat memperbaiki semua kesalahan bias umum (rabun jauh , rabun jauh dan astigmatisme) . Jika Anda memiliki kesalahan bias yang parah , pilihan bedah refraktif yang lain sudah tersedia.

Mitos : Operasi lasik yang sukses dilakukan menandakan Anda tak lagi membutuhkan kacamata atau lensa kontak.
Fakta: Lasik tidak mencegah perubahan penglihatan akibat penuaan, sehingga setelah usia 40 mungkin Anda membutuhkan kacamata baca. Dan, mungkin Anda masih harus memakai kacamata secara paruh waktu untuk tugas-tugas tertentu, seperti mengemudi di malam hari.

Fakta-fakta sudah menjawab kegelisahan Anda mengenai lasik. Untuk menggali informasi lebih banyak lagi, sebaiknya segera mendatangi rumah sakit atau klinik lasik terdekat. Ilasik Jakarta dari Klinik Mata Nusantara bisa menjadi salah satu pilihan Anda karena prosedur ini mengedepankan penggunaan teknologi paling mutakhir yang meminimalisir efek samping tak diinginkan.


Oleh: @innesspw

Mata Kering Pasca Operasi Lasik?


 Lasik Mata | iLasik Jakarta | Lasik Jakarta
Sumber foto: Keywhitman.com

Rasanya tak nyaman dan gatal mengalami mata kering. Tapi inilah salah satu efek samping dari lasik yang kerap dialami para pasien. Para ahli memperkirakan sekitar 8 dari 10 pasien lasik mengalami gejala kering di minggu-minggu berikutnya setelah prosedur lasik. Lantas mengapa hal ini bisa terjadi?

Umumnya, masalah mata kering disebabkan oleh bagaimana jalannya operasi itu sendiri. Operasi lasik membantu membentuk kembali kornea untuk memperbaiki penglihatan, tetapi mengubah kelengkungan kornea juga dapat mempengaruhi lapisan air mata.

Selain itu, selama operasi lasik, permukaan mata akan ditembus. Dalam beberapa kasus, hal ini dapat menyebabkan saraf-saraf kornea menjadi tidak peka. Saraf-saraf tersebut bertanggung jawab memberitahu mata ketika terjadi kekurangan kelembaban di mata. Ketika saraf-saraf tidak berfungsi dengan benar, maka saraf tidak bisa mengirimkan sinyal atau informasi dengan benar ke kelenjar lakrimal, yang memproduksi air mata saat menghadapi mata kering atau iritasi mata lainnya.

Untuk mengatasi masalah ini, dokter memberikan obat tetes mata yang akan membantu Anda menghasilkan lebih banyak air mata. Agar masalah ini tak menimpa Anda, sebaiknya lakukan pencegahan mata kering setelah lasik dengan cara:

1. Menginformasikan dokter bedah lasik jika Anda memiliki masalah lain di mata, seperti mata gatal karena alergi.

2. Konsumsi makanan mengandung asam lemak omega-3 yang membantu meningkatkan kuantitas air mata yang sehat.

3. Minum banyak air setiap hari.

4. Hindari alkohol, kafein, dan zat lain yang dapat menyebabkan dehidrasi.

5. Ikuti semua petunjuk yang diberikan oleh dokter mata Anda sebelum dan setelah operas.


Oleh: @innesspw

5 Trik Sederhana Menjaga Mata


Lasik Jakarta
Sumber foto: beautystylo.com

Apa jadinya bila penglihatan Anda menjadi kabur? Rasanya tak nyaman. Rasanya hidup terasa sempit karena terbatasnya pandangan. Padahal asal Anda tahu, mudah sekali menjaga dan merawat indera penglihatan kita ini.

Gaya Hidup Sehat
Menjadi sehat adalah pilihan. Jika itu adalah pilihan Anda, sebaiknya Anda mulai konsisten untuk mengonsumsi makanan sehat yang tak hanya baik bagi tubuh tetapi juga bagi kesehatan mata Anda. Sayuran hijau, salmon, tuna, telur, kacang hingga jeruk mengandung nutrisi yang dibutuhkan mata.

Kurangi Kebiasaan Merugikan
Selain menyebabkan serangan jantung, impotensi hingga kematian, merokok juga dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya katarak, kerusakan saraf optik serta macular degeneration.

Kurangi Kontak Dengan Sinar Matahari
Sinar UV sangat berbahaya bagi mata. Terlalu sering terpapar sinar UV meningkatkan risiko terkena katarak dan macular degeneration. Untungnya, pencegahannya cukup mudah. Gunakanlah kacamata yang dapat menangkis 100 persen sinar UVA dan UVB.

Hati-hati dengan Komputer
Anda bekerja setiap hari di depan komputer? Sebuah studi menunjukkan 90 persen dari orang-orang yang menghabiskan tiga jam atau lebih di depan komputer mengalami kondisi yang disebut Computer Vision Syndrome (CVS) dengan gejala kelelahan mata, pandangan kabur, mata kering dan sakit kepala. Oleh karena itu, coba rehatkan tubuh selama 5 menit untuk melakukan 20-20-20. Berpalinglah dari layar komputer setidaknya 20 kaki selama 20 detik setiap 20 menit sekali.

Periksa Mata 12 Bulan Sekali
Masalah penglihatan yang tidak ditangani akan berkembang semakin parah. Dan ketika memakai kacamata dan kontak lensa tidak lagi membantu mengatasi masalah penglihatan, maka prosedur lasik bisa dilakukan. Ada sejumlah rumah sakit atau klinik mata di Jakarta yang menawarkan lasik dengan harga yang masih terjangkau.


Oleh: @innesspw 

Pentingkah Melakukan Operasi Lasik?


Lasik Jakarta
Sumber foto: media.npr.org

Lasik (laser in situ keratomileusis) merupakan prosedur bedah rawat jalan yang digunakan untuk mengobati rabun jauh, dekat dan astigmatisme. Dengan lasik, dokter mata menggunakan instrumen mikro dan laser untuk membentuk kembali kornea mata. 

Prosedur ini meningkatkan kemampuan mata untuk memfokuskan sinar atau cahaya ke retina yang berada di bagian belakang mata. Orang-orang yang memiliki mata sehat tetapi membutuhkan bantuan kacamata atau kontak lensa untuk melihat lebih baik, dapat mencoba manfaat lasik.

Amatlah penting untuk mempertimbangkan manfaat lasik. Lasik memungkinkan seseorang untuk melakukan sebagian besar tugas dan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman tanpa bantuan lensa. 

Lebih dari 90 persen orang yang menjalani prosedur lasik mencapai keberhasilan 20/20 (penglihatan sempurna) dan 20/40 (standar penglihatan sehat untuk mengambil lisensi mengemudi di Amerika). 

Layanan lasik sendiri mudah ditemui di Jakarta. Beberapa rumah sakit atau klinik mata umumnya memiliki layanan ini. Klinik Mata Nusantara, Jakarta Eye Centre dan RSCM Kirana bisa menjadi referensi Anda untuk mengetahui lasik lebih lanjut.


Oleh: @innesspw

iLasik, Terobosan Baru Atasi Masalah Penglihatan


Lasik Mata | Lasik Jakarta | ilasik Jakarta
sumber foto: mausehat.com

Operasi mata lasik dengan mudah dapat ditemui di rumah sakit atau klinik mata di Jakarta. Prosedur ini cukup populer untuk memperbaiki penglihatan yang kabur atau rusak menggunakan teknologi laser.

Salah satu prosedur lasik yang memanfaatkan teknologi terkini adalah iLasik dari Klinik Mata Nusantara Jakarta. iLasik adalah proses mengoreksi kelainan refraksi seperti mata minus (miopia), plus (hipermetrop) dan silinder (astigmatisme) dengan mengubah kelengkungan kornea dengan sinar laser. Pada gilirannya, cahaya yang masuk ke mata dibiaskan dan difokuskan tepat di retina.

iLasik menggunakan perpaduan teknologi terbaru mesin iFS Advanced Femtosecond Laser dan mesin VISX Star S4 Excimer Laser. Hanya gabungan kedua mesin ini saja prosedur iLasik dapat dilakukan.

Anda tak perlu takut, iLasik relatif aman, nyaman dan cepat. Hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tidak menggunakan pisau apa pun, Anda sudah bisa mendapatkan penglihatan normal lagi. Untuk info lebih lengkap mengenai iLasik, silahkan kunjungi laman lasik.co.id.


Oleh: Innes

Katarak dan Operasi Penyembuhan


Operasi Mata Katarak | Operasi Katarak
Foto: medicinenet.com
 

Katarak merupakan sebuah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh atau buram sehingga terjadi penurunan penglihatan. Gangguan penglihatan ini terjadi karena cahaya yang masuk tidak dapat mencapai retina akibat terhalang lensa yang keruh.

Katarak biasanya terjadi karena masalah penuaan dan menyerang para lansia. Walaupun menurut the Mayo Clinic pada saat ini banyak ditemukan katarak pada pasien yang jauh lebih muda. Kebiasaan terlalu lama menatap layar perangkat elektronik, gizi yang kurang seimbang, kebiasaan merokok hingga terpapar sinar UV berlebihan menjadi beberapa faktor munculnya katarak di usia muda.

Gejala awal katarak dapat dirasakan karena terjadi penglihatan kabur, silau terhadap cahaya dan kesulitan membaca. Namun sayangnya, banyak penderita katarak tidak menyadari gejala ini. Memeriksakan kondisi ini ke dokter merupakan pilihan bijak.

Pembedahan direkomendasikan untuk sebagian besar pasien yang mengalami kehilangan penglihatan secara signifikan ketika penggunaan kacamata dan lensa kontak tidak membantu. Operasi pengangkatan katarak dengan implantasi lensa buatan biasanya dipilih ketika masalah penglihatan ini mengganggu kegiatan rutin sehari-hari pasien.

Operasi katarak hanya memakan waktu singkat dan cenderung aman. Namun jika Anda memiliki penyakit mata lainnya yang signifikan terkait dengan katarak yang membatasi penglihatan Anda, dokter tidak akan merekomendasikan untuk melakukan operasi. (Berbagai sumber)


Oleh: Innes